New Consignment PDF Print E-mail

KASIR.NET secara otomatis mengisi Kolom Alamat dan Alamat Pengiriman sesuai dengan Data Vendor. Form Consignment ini digunakan untuk membuat Faktur atau Invoice dari Pembelian secara Konsinyasi. System juga secara otomatis akan membuatkan Receive Item Baru dan Invoice setelah stok fisik selesai dilakukan.

Step-step untuk mengisi New Consignment:

  1. Note: Ada perbedaan pengisian antara New Bill dengan New Consignment, mohon perhatikan contoh-contoh kasus dibawah ini
  2. Contoh kasus bila Vendor yang sama datang 2 kali dalam sebulan, dan TIDAK ADA Item yang hilang:

    • Vendor A adalah Vendor Consignment, pada tanggal 1 Januari datang membawa Faktur Pertama berisi Item X dengan Qty 10 buah, jatuh tempo pembayaran adalah tanggal 31 Januari. Kita buatkan Form Consignmentnya, misal dengan No. C08010101001
    • Pada tanggal 20 Januari, Vendor A kembali datang dengan membawa Faktur Kedua yang juga berisi Item X dengan Qty 15 buah, jatuh tempo pembayaran Faktur Kedua ini adalah tanggal 21 Februari.
    • PERHATIAN: JANGAN MEMBUAT Form Consignment baru untuk Faktur Kedua ini. Yang harus dilakukan adalah, buka kembali Item Receipt dengan No. C08010101001 dan ubah Qty Item X dengan menambahkan Qty baru. Jadi Qty Item X yang semula tercantum 10, diubah menjadi 25, karena ada penambahan 15 buah
    • Pada saat Vendor A datang kembali untuk menagih pada tanggal 31 Januari, kita buka Item Receiptnya yaitu C08010101001.
    • Ternyata selama tanggal 1 sampai 31 Januari, Item X terjual sebanyak 5 buah (bisa dilihat dari Laporan Penjualan per-Item)
    • Kita lalu melakukan cek fisik Item X, yang ternyata sisanya adalah 20 buah (jadi tidak ada yang hilang)
    • Didalam Item Receipt C08010101001 ini, berdasarkan data dari komputer, isi dari kolom On Hand Item X adalah 20 buah (total = (10+15)-5), dan Isi kolom Qty Item X adalah 25 (merupakan jumlah total dari 2 buah Faktur)
    • Pilih Tombol Create Bill untuk mengubah Item Receipt No. C08010101001 ini menjadi Invoice
    • Secara otomatis, system akan membuat Invoice dengan No. C08010101001 dengan jumlah Qty Item X sebanyak 5 buah (sejumlah yang laku terjual, dan Total 5 buah Item X inilah yang harus dibayarkan kepada Vendor A)
    • Dan secara otomatis pula, system akan membuat Item Receive baru dengan No. C08010131001 dengan jumlah Qty Item X sebanyak 20 buah (sejumlah stok fisik yang tersisa), sedangkan kolom On Hand nilainya adalah NOL
    • Save Form Consignment dengan No. C08010131001 ini, dan lakukan perubahan seperti point C diatas bila Vendor datang kembali
    • Dengan cara ini, maka kita dapat memastikan transaksi Consignment dapat berjalan dengan baik
  3. Contoh kasus bila Vendor yang sama datang 2 kali dalam sebulan, dan ADA Item yang hilang:

    • Vendor A adalah Vendor Consignment, pada tanggal 1 Januari datang membawa Faktur Pertama berisi Item X dengan Qty 10 buah, jatuh tempo pembayaran adalah tanggal 31 Januari. Kita buatkan Form Consignmentnya, misal dengan No. C08010101001
    • Pada tanggal 20 Januari, Vendor A kembali datang dengan membawa Faktur Kedua yang juga berisi Item X dengan Qty 15 buah, jatuh tempo pembayaran Faktur Kedua ini adalah tanggal 21 Februari.
    • PERHATIAN: JANGAN MEMBUAT Form Consignment baru untuk Faktur Kedua ini. Yang harus dilakukan adalah, buka kembali Item Receipt dengan No. C08010101001 dan ubah Qty nya dengan menambahkan Qty baru. Jadi Qty Item X yang semula tercantum 10, diubah menjadi 25, karena ada penambahan 15 buah
    • Pada saat Vendor A datang kembali untuk menagih pada tanggal 31 Januari, kita buka Item Receiptnya yaitu C08010101001.
    • Ternyata selama tanggal 1 sampai 31 Januari, Item X terjual sebanyak 5 buah (bisa dilihat dari Laporan Penjualan per-Item)
    • Kita lalu melakukan cek fisik Item X, yang ternyata sisanya adalah 18 buah (jadi ada yang hilang sebanyak 2 buah)
    • Didalam Item Receipt C08010101001 ini, berdasarkan data dari komputer, isi dari kolom On Hand Item X adalah 20 buah (total = (10+15)-5), dan Isi kolom Qty Item X adalah 25 (merupakan jumlah total dari 2 buah Faktur)
    • Kita HARUS mengubah isi kolom OnHand menjadi 18 (sesuai dengan jumlah fisik yang ada)
    • Pilih Tombol Create Bill untuk mengubah Item Receipt No. C08010101001 ini menjadi Invoice
    • Secara otomatis, system akan membuat Invoice dengan No. C08010101001 dengan jumlah Qty Item X sebanyak 7 buah (yaitu 5 buah yang laku terjual dan 2 buah yang hilang, dan Total 7 buah Item X inilah yang harus dibayarkan kepada Vendor A)
    • Dan secara otomatis pula, system akan membuat Item Receive baru dengan No. C08010131001 dengan jumlah Qty Item X sebanyak 18 buah (sejumlah stok fisik yang tersisa), sedangkan kolom On Hand nilainya adalah NOL
    • Save Form Consignment dengan No. C08010131001 ini, dan lakukan perubahan seperti point C diatas bila Vendor datang kembali
    • Dengan cara ini, maka kita dapat memastikan transaksi Consignment dapat berjalan dengan baik
  4. Pilih Menu Utama Vendors
  5. Pilih Sub Menu Action - New Consignment
  6. Isi Vendor Name, Payment Terms, kemudian Add Item
  7. Kolom yang dapat kita ubah adalah On Hand, Qty, Units, dan Unit Price
  8. Isi kolom Qty dengan jumlah Item
  9. Isi kolom Units dengan memilih opsi satuan Item
  10. Isi kolom Unit Price dengan harga beli sesuai Faktur
  11. Note: Unit Price adalah harga beli terakhir item tersebut
  12. Isi kolom Disc.% dengan nilai diskon Item tersebut. Bila diskon yang diperoleh merupakan diskon bertingkat, isi kolom ini dengan format: x+y, contoh: bila mendapat diskon 5% plus 2%, maka isi kolom dengan format: 5+2
  13. Isi kolom Disc.Amnt dengan nilai diskon nominal Item tersebut.
  14. Isi kolom Bonus Qty dengan jumlah Qty Bonus yang didapat, biasanya hal ini berkaitan dengan Promo dari Vendor, seperti beli 12 gratis 1. System akan menghitung Item Bonus ini dalam Inventory, sedangkan HPP nya merupakan harga rata-rata dari keseluruhan Total harga beli
  15. Lanjutkan mengisi kolom Add Item hingga Consignment selesai dimuat
  16. Isi kolom Global Discount dengan nilai diskon yang didapat dari Vendor sesuai Faktur. Bila diskon yang diperoleh merupakan diskon bertingkat, isi kolom ini dengan format: x+y, contoh: bila mendapat diskon 5% plus 2%, maka isi kolom dengan format: 5+2
  17. Isi kolom Tax dengan memilih opsi None (bila tidak terkena pajak), Add PPN (bila setiap barang dalam faktur ini belum termasuk pajak, system akan secara otomatis menambahkan pajak 10% pada kolom Total Tax), Include PPN (bila setiap barang dalam faktur ini sudah termasuk pajak, system akn secara otomatis menghitung jumlah pajak masukan yang diterima)
  18. Isi kolom Amount Discount dengan nilai diskon nominal yang didapat dari Vendor sesuai Faktur, biasanya Amount Discount didapat untuk membulatkan nilai transaksi
  19. Jumlah total sebelum diskon dan pajak akan muncul di kolom Total
  20. Jumlah total diskon akan muncul di kolom Total Discount
  21. Jumlah total pajak akan muncul di kolom Total Tax
  22. Jumlah total nominal Invoice akan muncul di kolom Total Amount
  23. Bila terdapat perubahan harga, masukkan harga terbaru di kolom Unit Price
  24. Setelah selesai, tekan Tombol Save and Close
  25. Note: Form konsinyasi yang dibuat ini statusnya masih “Receipt Item”, belum merupakan Invoice sampai saatnya tiba yaitu waktu Salesnya datang kembali.

0307-NewConsignment

0307-NewConsignment-edited



Step-step untuk menampilan Listing Consignment :

  1. Pilih Menu Utama Vendors
  2. Pilih Sub Menu Find - Consignments
  3. Isi kolom On Hand dengan nilai Qty fisik (lihat contoh kasus diatas untuk referensi proses)
  4. Gunakan Tombol Create Bill untuk mengubah Form Consignment ini menjadi New Bill
  5. Akan muncul Pop-up: “Harap sesuaikan Receive Item Konsinyasi yang baru”
  6. Pada tahap ini, Form telah berubah menjadi New Bill yang baru, kita dapat melakukan penambahan, maupun pengurangan Item atau Qty
  7. Note: Form konsinyasi sudah diubah statusnya menjadi “Invoice”, dan System langsung menampilkan Form Receive Item Konsinyasi yang baru dengan Nilai Qty yang sama dengan On Hand sebelumnya, silahkan menambahkan Item baru (bila ada) dari Add Item
  8. Silahkan mengubah Qty setiap Item sesuai dengan jumlah Item yang dikonsinyasikan kembali
  9. Bila Item yang tersisa ada yang tidak ingin dikonsinyasikan kembali, maka hapus Item ini dengan men-centang kotak pada kolom Del, bukan mengubah Qty menjadi 0 (nol)
  10. Setelah selesai, tekan Tombol Save and Close

0315-ListConsignment


Step-step Pembayaran Invoice Consignment :

  1. Pilih Menu Utama Vendors
  2. Pilih Sub Menu Action - Pay Bill
  3. Pada kolom Vendor Name, pilih nama vendor yang akan kita lunasi Invoice nya
  4. Pada kolom Pay From, pilih dari rekening mana pembayaran dilakukan
  5. Isi kolom Cheque Number bila membayar menggunakan Cek
  6. Isi kolom Cheque Mature Date dengan memilih Tanggal Jatuh Tempo Cek
  7. Centang kotak pada kolom Pay untuk setiap Invoice yang akan kita lunasi
  8. Bila ingin membayar sebagian, maka ubah nominal rupiah di kolom Payment
  9. Setelah selesai, tekan Tombol Save and Close
  10. Note: Setelah pembayaran dilakukan melalui Pay Bill, status Bill ini masih “Not Reconciled” untuk melakukan Bank Reconciliation, berikut adalah step-step nya:
    • Pilih Menu Utama Banking
    • Pilih Sub Menu Action - Bank Reconciliation
    • Pada kolom Bank Account, pilih account yang akan kita reconcile
    • Pilih Bill yang akan di reconcile dengan men-centang kotak pada kolom Rec
  11. Setelah selesai, tekan Tombol Save and Close

0305-PayBill-filled


PENTING:
Bila terjadi selisih On Hand, maka jumlah selisih Item tersebut harus di Adjust melalui Inventory Adjustment atau dilakukan pembelian dengan cara memotong gaji sales yang menjadi penanggungjawab barang tersebut, jika tidak di Adjust, maka Oty Physical Inventory Item tersebut akan tetap ada.

 
NOW with 64 SORTABLE REPORTS
equals to
320 REPORTS
EASY MAINTENANCE
FROM ANY
REMOTE COMPUTER
STABLE and RELIABLE
FULLY INTEGRATED
POS and ACCOUNTING SYSTEM